-
Berpagi-pagi
Berpagi-pagi aku berjalan. Serpihan langkah aku kumpulkan, tanpa tahu apakah akhirnya akan sampai ke tujuan, tanpa tahu harus singgah di berapa persimpangan, tanpa tahu cuaca seperti apa yang akan datang. Hanya ada sebuah keyakinan, bahwa perjalanan ini harus dimulai, bahkan, saat jalan di depan masih diliputi kabut. Awalnya, kukira perjalanan hanya membutuhkan keberanian untuk mengambil… — read more
-
Fitrah kemanusiaan
Pagi Idulfitri selalu membawa suasana yang berbeda. Ada takbir yang bergema, wajah-wajah yang tampak lebih teduh, dan hati yang terasa sedang diajak pulang ke kedalaman rasa syukur. Setelah sebulan menempuh Ramadan, kita sampai pada satu titik yang sering disebut sebagai hari kemenangan. — read more
-
Di antara kaset dan karton
Dulu, Bapak adalah seorang penyiar radio. Dari sana semuanya bermula. Ada satu lorong sempit di kantor radio itu, lebarnya tak lebih dari dua setengah meter, memanjang sekitar lima belas meter. Di kiri dan kanan, juga di bagian atas, tersusun rapi ribuan kaset. Setiap punggungnya ditandai tulisan tangan—huruf, angka, kode—ditoreh dengan spidol hitam yang sama, oleh… — read more
-
Penjara definisi
Dalam dunia akademik, konsep seharusnya membantu orang berpikir. Konsep lahir bukan untuk memenjarakan argumen, melainkan untuk membuka jalan bagi pemahaman yang lebih tajam terhadap realitas. Konsep memberi alat untuk membaca pola, menguji hubungan, dan menjelaskan kompleksitas. Namun dalam praktiknya, yang kerap muncul justru hal sebaliknya: definisi dibekukan, lalu diperlakukan seolah-olah sebagai acuan tunggal yang final.… — read more
-
Pulang bersama
Tak ada yang berbeda. Seperti biasanya, malam di Bratislava begitu hening. Udara bergerak pelan di sela-sela bangunan tua. Lampu-lampu menyala serupa taburan kejora. Langit seolah sedang meninabobokan bumi, membujuk segala yang letih agar berhenti sejenak dari urusannya. Di kota ini, malam tidak selalu hadir sebagai penutup hari. Kadang, Bratislava justru terasa seperti pelukan erat, yang… — read more
-
Bahasa pertama
Banyak orang telah lebih dulu memberi peringatan bahwa Slovakia bukan negeri yang cukup ramah bagi penutur bahasa Inggris. Kalimat itu beberapa kali singgah di telinga sebelum keberangkatan, seolah hendak menjadi bekal mental agar ekspektasi tidak terlampau tinggi. Pada mulanya, peringatan itu tidak terlalu menggoyahkan keyakinan. Bukankah di atas bahasa selalu ada rasa kemanusiaan yang tidak… — read more
-
Tamparan Jakarta
Hari ini Jakarta menampar tanpa perlu mengangkat tangan. Bukan dengan teriakan. Bukan pula lewat berita besar. Tamparannya datang lewat hal kecil yang sering luput, yang biasanya kita lewati sambil lalu: menunggu kendaraan. Jam menunjukkan sekitar tiga sore, dan di kepalaku ada angka yang berdetak seperti timer: 16.07—jadwal kereta bandara. Angka itu terkesan biasa, tapi cukup berdaya mengubah napas… — read more
-
Senja kala pendidikan politik
Salah satu hal menantang yang sering dihadapi dosen ilmu sosial adalah saat menjelaskan definisi politik di depan mahasiswa. Kebanyakan literatur dari Barat membingkai politik sebagai strategi meraih tujuan, terlepas dari baik buruknya cara yang dipakai. Machiavelli secara gamblang menyebutkan politik adalah saat strategi apapun dapat dibenarkan selama tujuan dapat tercapai (the ends justify the means).… — read more
-
Hidangan Ilahi
Dalam sebuah riwayat, Rasulullah pernah menggambarkan Al-Qur’an sebagai Ma’dubatullah — hidangan Ilahi. Meski riwayat itu dinilai lemah, maknanya sangat indah dan tetap sejalan dengan pesan Al-Qur’an sendiri: bahwa kitab suci ini adalah rahmat dan petunjuk bagi manusia. Kata ma’dubah berasal dari kata adab, yang berarti himpunan nilai-nilai luhur dan tata laku yang indah. Dari akar kata ini kita memahami bahwa… — read more
-
Hati yang bersahaja
Beberapa hari terakhir, mendapat tugas istimewa: menjadi panitia penyelenggara peluncuran buku “Mengamati Islam di Indonesia 1971-2023” karya Prof. Mitsuo Nakamura, seorang antropolog Jepang yang sejak 1970-an meneliti dan menuliskan banyak hal tentang Islam Indonesia. Di balik riuh rendah persiapan teknis acara, justru muncul ruang hening untuk berefleksi. Sebab, dalam proses itulah kisah tentang Prof. Abdul… — read more